Instaforex Crypto, Mata Uang Kripto Berjuang Naik setelah Didera Penjualan 2 Hari







Mata uang kripto utama bangkit kembali pada Jumat pagi di sesi Asia setelah menderita aksi penjualan dua hari yang memberi tekanan pada Bitcoin ke level terendah satu tahun.
Pasar masih merasakan dampak kejatuhan awal pekan ini. Ini juga menyebabkan berkurangnya nilai saham dari perusahaan pembuat chip sementara penambang token digital lain mengajukan penawaran umum perdana (IPO) di Hong Kong.
Pada Jumat pagi, Bitcoin naik tipis 0,01% menjadi $5,710.80 pukul 10.26 WIB di bursa Bitifinex.
XRP juga melompat 4,3% ke $0,48522 di bursa Poloniex.
Ethereum menguat 1,1% menjadi $183,12, sementara Litecoin naik 1,07% menjadi $44,353 pada bursa Bitifinex.
Saham pembuat chip AS Nvidia (NASDAQ:NVDA) merosot sebanyak 19% pada hari Kamis setelah perusahaan melaporkan penurunan pendapatan selama kuartal ketiga. Perusahaan juga memperkirakan pendapatan kuartal keempat sebesar $2,7 miliar, turun dari perkiraan Refinitive sebesar $3,4 miliar, menurut CNBC.
Kartu grafis game perusahaan telah menjadi populer di kalangan penambang cryptocurrency dalam beberapa tahun terakhir. CEO Nividia Jensen Huang mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis bahwa "hasil jangka pendek mencerminkan persediaan saluran yang berlebihan pasca ledakan mata uang kripto, yang akan diperbaiki."
Sementara itu, Canaan Inc. - salah satu pembuat perangkat keras tambang Bitcoin terbesar di dunia - mengajukan IPO di Hong Kong senilai setidaknya $400 juta pada Kamis di tengah ketidakpastian peraturan di China dan Hong Kong, menurut Reuters. IPO telah dikurangi dari rencana awal untuk mengumpulkan $2 miliar pada bursa Hong Kong.
Reuters mengutip sumber yang mengatakan IPO itu tidak akan terjadi tahun ini. Pengajuan itu runtuh setelah pengawas sekuritas Hong Kong mengatakan akan memberlakukan ketentuan perizinan bagi perusahaan yang mengelola investasi dalam aset virtual.
Perusahaan pengelola investasi mata uang, CEO BKCM Brian Kelly mengatakan kepada CNBC bahwa kejatuhan terkini nilai cryptocurrency mungkin berasal dari "perang saudara kripto" setelah bitcoin cash terpecah pada bulan Agustus 2017 dari Bitcoin tradisional, dikenal dengan istilah "hard fork" atau "peningkatan efektif perangkat lunak."
"Jadi, kami punya perang saudara crypto'. Orang mulai menjual aset. Itu memicu posisi keluar. Semua orang menjadi khawatir. Dan itulah yang terjadi hari ini - seluruh pasar terus menjual," katanya.
Bitcoin Cash tumbang 11,64% menjadi $388,94 pada Jumat pagi.

Komentar